Monday, 26 August 2019 | 04:49 PM

Pariwisata
27 October 2016,04:19 PM

BangkaNews - Panitia Persiapan Geopark Belitong 2017 akan menggelar festival geopark di Pulau Belitung. Festival rencananya akan digelar pada 10 Desember 2016 mendatang. 

Ketua Tim Geopark ITB 81, Diah HErawati seusai memberikan pemaparan kepada pejabat Pemkab Beltim, aparatur desa dan masyarakat, Rabu (26/10), mengungkapkan festival akan dilakasanakan di Kabupaten Belitung Timur (Beltim) dan Kabupaten Belitung. Tujuannya tak lain untuk mensosialisasikan geopark baik untuk masyarakat Belitong, pemerintah, ataupun untuk wisatawan.   

" Ada yang sebagian bikin di Beltim, ada yang bikin di Tanjungpandan. Dengan adanya festival ini semua terlibat. Ada komunitas, pemerintah, masyarakat yang akan bersinerg,"  terang Diah kepada Humas Beltim di Ruang Rapat Sekretariat Daerah.      

Menurut Diah festival ini juga akan membutuhkan kerjasama yang baik antar dua Pemkab. Ia menekankan kerjasama ini wajib mengingat dalam geopark tak dikenal batasan kewenangan administratif.

" Kita harus coba supaya mulai lebih kerjasama antara dua Kabupaten. Soalnya geopark kan statusnya rentang geologi, apalagi UNESCO (United Nation Educational, Scientific, and Cultural Organization-red) tau menilainya itu dari satu pulau," jelasnya. 

Untuk anggaran, Diah mengatakan dana festival nantinya akan berasal dari Pemerintah Daerah, corparate sosial responsibility (CSR) Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan pengumpulan dana. Selain itu juga penitai juga mengharapkan dari sumbangan Kementerian Pariwisata, Energi dan Sumber Daya Mineral, serta Kementerian Koordinator Maritim. 

" Ini kan sambil memberikan sosialiasi kepada masyarakat, kita juga sedang membuat proposal pengajuan geopark. Mudah-mudahan sesudah festival bisa kita ajukan ke UNESCO, makanya berharap dua Kabupaten kompak," kata Diah. 

Selain festival panitai juga akan menggekar seminar geologis internasioanl di Pulau Belitung. Hal ini juga untuk memperkenalkan kepada dunia tentang geopark di Pulau Belitung. Geopark Belitung rencananya akan diajukan bersama dengan 10 daerah lain di Indonesia.    
Sementara itu, Pemerintah Desa Senyubuk Kecamatan Kelapa Kampit menyatakan siap untuk menyambut era geopark di Pulau Belitung. Untuk itu desa dimana Gunung Kik Karak berada tersebut, bersama masyarakat sudah menyiapkan berbagai infrasturktur seperti home stay, pertunjukan budaya, dan soevenir. 

" Untuk menyambut geopark ini kita sudah menyiapkan homestay untuk 200 orang, ada mess Pemda. Kebetulan juga kita punya sanggar yang sudah cukup lama berdiri, jadi bisa kita tampilkan atraksi seni dan budaya,"  ungkap Kepala Desa Senyubuk, Anasrul Hakim. 

Ia mengatakan saat ini sudah sekitar 50 persen warganya yang sudah tau dan mengerti akan geopark dan potensi wisata yang ada di dalamnya. Namun untuk menunjang kemajuan geopark, pihak desa akan terus memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada warganya. 

" Kita sosialisasi terus ini dengan warga. Kendala kita untuk persiapan hanya bingung nantinya tamu-tamunya mau makan apa. Tapi yang jelas ibu-ibu PKK sudah siap koordinir untuk masakan," kata Annasul (hmsbeltim/01).

Komentar Anda