Tuesday, 25 June 2019 | 10:38 AM

Pariwisata
27 October 2016,04:24 PM

BangkaNews - Konsultan Tambang, Veri Yadi memprediksi jika United Nation Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) resmi menjadikan geopark di Pulau Belitung sebagai warisan geologi dunia maka kunjungan wisatawan ke Belitung akan melonjak beberapa kali lipat. Hal ini akan membuat pemasukan bagi daerah akan jauh bertambah. 

" Contohnya di Ciletuh Jawa Barat, dulunya kunjungan wisatawan cuman 200 ribu orang dalam setahun, sekarang melonjak menjadi 1.200 orang setahun. Awalnya pemasukan hanya Rp 800 juta sekarang jadi Rp 2,3 milyar," ungkap Veri seusai memberikan pemaparan di Ruang rapat Sekretariat Daerah, Rabu (26/10).

Chief Excecutif Officer (CEO) PT Velco tersebut mengatakan banyak keuntungan yang dapat didapat dari geopark. Bukan hanya sekedar pariwisata geologi namun juga pengembangan geologi, biologi, warisan budaya dan pendidikan.   

" Geopark inikan sebenarnya model wisata moderen. Kita tidak hanya menjual alam orang datang terus liat pulang. Kita juga memberikan pendidikan, juga ada pengembangan biologi, geologi dan cultur heritage. Suksesnya juga terbukti di berbagai negara," jelas Veri.

Melalui geopark, orang akan diajak menelusuri lorong waktu geologi yang periodenya bisa mencakup ribuan sampai jutaan tahun. Geopark tidak hanya menyajikan alam yang termonumenkan secara geologi, tetapi kehidupan yang ada di dalamnya, manusia hewan dan tumbuhan.  

Menurut pria kelahiran Damar Kabupaten Beltim ini, Pulau Belitung jauh lebih siap untuk menunjang geopark dibanding daerah lain di Indonesia. Hanya tinggal bagaimana mengedukasi masyarakat untuk lebih paham dan mengambil manfaat dari geopark. 

" Jika kita bandingkan dengan daerah lain, kita jauh lebih siap apalagi infrasturktur kita mendukung. Kalau masyarakat hanya masalah waktu saja, pelan-pelan harus kita persiapkan," kata Veri. 

Ia menilai sekarang kendalanya hanya di masalah kelembagaan. Namun Ia optimis geopark akan sukses di Pulau Belitung. 

" Masalah yang agak krusial nantinya di kelembagaan. Inilah yang perlu koordinasi yang baik antar Pemerintah Daerah, siapa saja yang akan terlibat, stake holdernya seperti apa. Koordinansinya itu yang terpenting," ujarnya.(humasbeltim/01)

Komentar Anda