Monday, 26 August 2019 | 05:35 PM

Pariwisata
02 March 2018,03:18 AM

Bangkanews.id - Pangkapinang,  Panitia Seminar Nasional, Raker dan Worshop bertemakan ‘Pemanfaatan Open Akademic Resource untuk Kegiatan Pembelajaran’ yang diketuai Euis Asriani melaksanakan rapat pembahasan seminar tersebut yang akan digelar 21-23 Maret 2018.

Acara yang akan dilaksanakan di pulau Bangka ini, khususnya Kota Pangkalpinang, akhir Maret tahun ini akan kedatangan tamu ‘luar biasa’.  Berjumlah 150 hingga 200 orang, mereka  bukan wisatawan biasa, melainkan  pustakawan yang bekerja pada  110 perguruan tinggi negeri (PTN) di seluruh Indonesia.

Kepala Perpustakaan Universitas Bangka Belitung (UBB)  Euis Asriani didampingi staf, Darma, Kamis (1/03/2018), mengemukakan kedatangan pustakawan itu untuk mengikuti ‘workshop’, seminar nasional dan rapat kerja (raker) Forum Kerjasama Perpustakaan Perguruan Tinggi Negeri (FKP2TN), serta tur kesejumlah destinasi wisata di Pulau Bangka.

“Acara ini kami nilai penting, sebab dari sini  akan diperoleh banyak  masukan, baik  dari narasumber maupun  dari pengelola perpustaakan PTN yang sudah senior,  untuk   mengembangkan perpustakaan PTN yang ada di Indonesia,” ujar  Euis Asriani.

Banyak manfaat akan diperoleh peserta yang mengikuti raker, seminar dan worshop ini. Selain antarpustakawan bertemu dan bersilaturahmi,   pustakawan dari kampus-kampus besar   menurut Euis  akan berbagi pengalaman tentang e-resource, e-journal dan e-book.

Seminar yang bakal dihadiri 150 hingga 200 pustakawan PTN  ini juga akan diikuti 45 rektor atau wakil rektor PTN se Indonesia.  Pasalnya, seusai seminar akan dilanjutkan dengan acara  penandatangan nota kesepahaman (MoU) PTN dengan Perpustakaan Nasional RI.

“45 rektor PTN, termasuk Rektor UBB Dr Ir Muh Yusuf MSi  hadir,  karena setelah seminar digelar ada penandatangan MoU dengan Kepala Perpusnas RI Drs Muhammad Syarif Bando MM,” lanjut, Euis.

Dikemukakannya,  ‘workshop’, seminar dan raker tidak sekadar upaya untuk mencari masukan  dan mencari jalan keluar terhadap upaya mengembangkan kepustakaan secara teknis.  Namun lebih dari itu juga merupakan media untuk mengenalkan dan mempromosikan objek dan destinasi wisata  yang ada di Pulau Bangka.

“Dalam  kaitan itu pada tanggal 23 Maret kami sengaja  mengadakan tur yang diikuti seluruh peserta raker, seminar dan workshop.   Ketiga acara itu ‘kan bagian dari konsep dan praktik dari MICE (meeting, incentive, convention dan Exhibition),” kata Euis.

Panitia juga mengharapkan kedatangan Dr Erzaldi Rosman Djohan selaku Gubernur provinsi Kepulauan Babel hadir untuk dapat menjadi pembicara kunci atau keynote speaker  dalam acara seminar  nasional bertema Pemanfaatan Open Academic Resource.

( Aj )

Komentar Anda