Tuesday, 25 June 2019 | 11:27 AM

Masyarakat-Desa-Sebagin-Bisa-Audiensi-Ke-DPRD-Basel
09 March 2018,09:07 PM

BangkaNews.ID Jakarta - Polemik soal lahan sawit di Desa Sebagin Kecamatan Simpang Rimba Kabupaten Bangka Selatan dalam penelusuran redaksi berawal sejak tahun 2011 yang lampau.

Dalam penuturan pada redaksi via sambungan seluler, warga Desa Sebagin menceritakan awal mula kasus ini.

Menurut sumber, awalnya sebelum ada perusahaan sawit tersebut. Banyak lahan masyarakat, yang bisa dibilang dapat menopang kehidupan mereka. Tentunya dari hasil berkebun. “Seperti lahan desa yang ada dalam surat itu (MoU antara Pemdes Sebagin dengan PT BML) sekarang sudah tidak ada lagi pak, habis diambil oleh perusahaan sawit,” ucapnya, Jumat malam, 09/03.

Selain itu, menurutnya lagi, banyak lahan di wilayah sempadan sungai yang diketahuinya juga sudah berpindah tangan. Akibat dijual oleh segelintir oknum yang mengatasnamakan warga. “ Yah kita saat itu memang gak tau pak, itu lahan apa namanya, tapi yang pasti itu dulunya lahan yang digarap masyarakat, dan dijual ke pihak perusahaan,” imbuhnya lagi.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Bangka Selatan, Samsul Bahri mengatakan bahwa sebenarnya pihak masyarakat Desa Sebagin dapat langsung audiensi ke DPRD Bangka Selatan terkait permasalahan ini.

“ Yah kan bentuknya bisa ada berapa orang perwakilan yang datang, minta kejelasan seperti apa gitu,” ucapnya ramah saat dihubungi via sambungan seluler, Jumat malam, 09/03.

Kemudian, Ia juga mengatakan agar aspirasi masyarakat yang nanti disampaikan pada DPRD Basel ini, diharapkan bisa menjadi suatu solusi, bagi permasalahan sengketa lahan yang telah menahun tersebut. “ Iya bisa diagendakan, artinya nanti dewan bisa memanggil pihak yang berkepentingan,” pungkasnya. (Red)

Komentar Anda