Sunday, 31 May 2020 | 07:56 AM

Sainstek
31 March 2018,02:34 PM

BangkaNews.ID Natuna - Palapa Ring merupakan keberpihakan atau kebijakan affirmative dengan menghadirkan layanan jaringan broadband ke semua pelosok Nusantara. Keberadaan Palapa Ring juga memberikan kesiapan masa depan Indonesia. Tahun 2030 adik-adik kita ini adalah pemilik Indonesia, menjadi bonus demografi bagi bangsa. Kita membangun bagi mereka.

Dalam sambutannya, ketika berada di kepulauan Natuna, Menteri Rudiantara mengatakan, pembangunan Palapa Ring merupakan merupakan salah satu upaya Pemerintahan Joko Widodo-JK dalam mewujudkan Nawacita ke-3  "Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan".


“Proyek ini membangun infrastruktur jaringan tulang punggung serat optik nasional di wilayah yang belum tersentuh jaringan serat optik karena dianggap tidak layak secara finansial. Pemerintah mentargetkan pembangunan serat optik di 57 kabupaten/kota yang nantinya akan terintegrasi dengan jaringan serat optik yang telah dibangun operator telekomunikasi,” katanya, Senin, 26/03.

Menteri Rudiantara menambahkan kondisi Palapa Ring Barat yang sudah rampung dan siap untuk dimanfaatkan. Palapa Ring Paket Tengah saat ini telah dibangun mencapai 70 persen, sementara Paket Palapa Ring Timur telah mencapai 40 persen. Diharapkan pada 2019 semuanya selesai dan desa-desa mendapatkan akses telekomunikasi dan internet broadband.


“Saya sudah dua kali datang ke Natuna, masih kalah sering dibanding Pak Presiden, semua untuk memastikan Proyek Palapa Ring bisa beroperasi sesuai jadwal,” tandas Rudiantara.


Sebagai informasi, Proyek Palapa Ring Barat merupakan jaringan kabel serat optik berkapasitas besar yang digelar di bawah laut dan daratan sepanjang kurang lebih 2.200 km. Proses penggelarannya terbagi menjadi 2 (dua) tahap sebagai berikut :

Tahap Pertama adalah,

•Segmen Tanjung Bembam Batam – Tarempa (Sepanjang 369 km)

•Segmen Tarempa – Ranai (322 km);  Segmen Ranai – Singkawang (352 km)

•Segmen Sekanah Daik Lingga – UQJ Bintan Tanjung   Bembam (199 km) z

Untuk Tahap Kedua, kabel optik akan melewati wilayah :

•Segmen Batam – Karimun – Tebing Tinggi – Bengkalis – Siak

•Segmen Daik Lingga – Kuala Tungkal.

Sejak dimulai secara resmi pada Bulan Agustus 2017, jaringan Palapa Ring Barat telah berhasil menghubungkan kabupaten/kota di Sumatera dan Kalimantan yaitu Dumai, Bengkalis, Siak, Tebing Tinggi, Tanjung Balai Karimun, Tanjung Bembam, Tarempa, Ranai, Singkawang, Kualatungkal, dan Daik Lingga. Pada akhir Bulan Februari 2018. Tahap-tahap penggelaran kabel serat optik Palapa Ring Barat telah selesai dilaksanakan.

Hadirnya Palapa Ring diharapkan dapat memberikan manfaat terutama kepada masyarakat di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) untuk dapat merasakan kualitas internet  yang sama dengan kota-kota lainnya di Indonesia. Selain Palapa Ring, Kementerian Kominfo melalui BAKTI juga akan memberikan program akses internet gratis untuk masyarakat yang dapat diakses di sekolah, puskesmas dan fasilitas publik lainnya.(*)


sumber : Siaran Pers No. 81/HM/KOMINFO/03/2018
editor : LH 

Komentar Anda