Thursday, 19 September 2019 | 12:35 AM

Internasional
15 May 2018,12:01 PM

Bangkanews.id - Pangkalpinang, Dalam pernyataan sikap kontroversional Presiden Amerika, Donald Trump yang berkeinginan akan memindahkan Ibu kota Israel dari Tel Aviv ke Yerussalem mendapatkan kecaman dari dunia internasional, tidak terkecuali masyarakat Indonesia yang tidak terima dengan sikap Trump.

Aliansi masyarakat Bangka Belitung peduli Palestina pada Minggu (13/05) menggelar aksi turun kejalan untuk memprotes sikap dari Trump. Aksi yang dilakukan dengan titik kumpul di masjid Jami kota Pangkalpinang ini dihadiri sekitar 1000 orang masyarakat yang merupakan perwakilan dari masing-masing organisasi dan masyarakat umum.

Ketua Aliansi, Bayu Firdaus menyampaikan bahwa aksi bela Palestina ini adalah sudah menjadi aksi Nasional yang sebelumnya sudah digelar aksi bela Palestina yang berpusat di Jakarta dan untuk di Provinsi Bangka Belitung.

Dalam aksi bela Palestina ini merupakan gabungan dari berbagai macam organisasi seperti Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Indonesia (KAMMI), FSLDK Bangka Belitung, Khadijah Center, Salimah Bangka Belitung, Dewan Masjid Indonesia (DMI), IMM, LAZNAS Yakesma, MRI Babel, IKADI, ODOJ, FPI,  FORNUSA Bangka Belitung, PKS, dan berbagai organisasi lainnya.

Rio Setiady yang merupakan Anggota DPRD Kota Pangkalpinang yang dalam orasinya menyampaikan bahwa setiap aksi terorisme dan penjajahan harus kita tolak, karena tidak sesuai dengan semangat UUD 1945. dan dengan tegas mendukung setiap aksi damai yang dilakukan oleh masyarakat dan ormas untuk menyuarakan keadilan.

Aksi ini berpusat di Alun-alun taman merdeka kota Pangkalpinang yang sebelumnya dilakukan longmarch dari masjid Jamik melalui jalur jalan Sudirman, dan kegiatan aksi ini diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan kedamaian warga Palestina dan Indonesia khususnya Bangka Belitung.

Aksi peduli palestina berhasil menghimpun dana sebesar 20.1 juta rupiah. Dana ini akan disalurkan untuk kepentingan pendidikan dan kesehatan warga palestina yang sedang di jajah oleh bangsa israel.

( red )

Komentar Anda