Thursday, 19 September 2019 | 01:07 AM

Trending News
25 March 2019,01:07 PM

BangkaNews.id -- Anggota DPRD Kota Pangkalpinang Rio Setiady angkat bicara Setelah pelaksanaan musrenbang tingkat kota, maka sesuai jadwal penganggaran di bulan maret ini adalah pembahasan Rencana kerja pemerintah daerah atau RKPD. ( 25-03-2019 )

ini domainnya eksekutif atau pemerintah daerah. Saya kira sudah saatnya pemkot memikirkan untuk menganggarkan rumah singgah bagi masyarakat Pangkalpinang yang dirujuk ke jakarta.

Masak pangkalpinang kalah dari bangka selatan dan bangka tengah yang sudah punya rumah singgah untuk warganya? Malu dong.jelas Rio Setiady saat di jumpai di ruang kerjanya

Saya sering menjenguk warga yang menengah ke bawah ketika di rujuk ke jakarta kesulitan mencari rumah untuk menginap. Baik kendala biaya ataupun teknis 

Di RKPD ini sesuai mekanisme penganggaran, eksekutif dalam hal ini dinas kesehatan silahkan mengajukan anggaran, kami di DPRD akan membahas dan memutuskan apakah layak dianggarkan atau tidak. Tetapi jika rumah singgah tak pernah menjadi usulan ya sampai kapanpun tidak akan pernah terwujud. 

Sering saya sampaikan ke dinas kesehatan, agar memulai sesuatu dari data yang akurat, berapa pasien yang dirujuk tiap tahunnya ke luar pangkalpinang, dan kemana RS rujukan yang paling sering? 

Rio anggota DPRD kota berharap agar Semoga saja dinas punya data, jika tidak sangat disayangkan seolah lepas tangan dengan permasalahan pasien.

Inikan setiap akan di rujuk ke jakarta, keluarga pasien mulai gusar dan bingung harus kemana. Disitulah pemkot harusnya mengambil peran. 

Jangan melulu numpang di rumah singgah kabupaten, karena mereka juga punya prioritas penghuni yaitu pasien putra daerah 

Pemkot jangan tutup mata dengan permasalahan sulitnya mencari rumah singgahdi tempat rujukan, jika tidak dimulai, kapan lagi( red )

Komentar Anda