Thursday, 19 September 2019 | 09:38 AM

Pangkalpinang
05 September 2019,08:57 PM

BangkaNews.id -- Jakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang melalui Humas Protokol beserta Insan Pers yang bertugas di Pemerintah Kota Pangkalpinang mengunjungi Kantor Jakarta Smart City Dinas Kominfotik Provinsi DKI Jakarta, Kamis (05/09/19).

Kunjungan tersebut merupakan kegiatan tentang pembelajaran kerjasama peningkatan Pemerintah bersama dengan unsur Pers yang bertugas di Pemkot Pangkalpinang.

Dalam kesempatan itu, Humas Protokol dipimpin langsung Kabag Humas dan Protokol Pemkot Pangkalpinang, Hasan Rumata, beserta Insan Pers audensi tentang aplikasi serta fungsi maupun pelayanan dan konsep yang dimiliki oleh Jakarta Smart City bersama Tenaga Ahli Field dan Operasional, Dinas Komunikasi dan Informatika Pemprov DKI, Delina.

"Jakarta Smart City berdiri sejak 2016 lalu kini telah melayani 500 sampai 1000 pengaduan setiap hari. Ada12 aplikasi yang bisa dibuka melalui handphone,"ujarnya. 

Menurutnya, Jakarta Smart City hadir
untuk lebih mempermudah masyarakat Jakarta mengakses segala aktifitas. Dan dalam rangka memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyediakan program Jakarta Smart City untuk memudahkan warga mendapatkan informasi tentang aktifitas dan data digital hanya melalui handphone.

"Dengan teknologi informasi bertujuan memaksimalkan layanan publik dan memberikan solusi beragam masalah ibu kota. Sistem ini dibuat transparan dan kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta dengan memanfaatkan teknologi, digital,"jelasnya. 

Katanya, tidak hanya itu saja masyarakat juga bisa melaporkan semua permasalahan dan memantau perkembangan laporan mereka sudah sampai dilakukan penindakan atau belum.

"Setiap laporan yang masuk langsung masuk ke organisasi perangkat daerah, untuk segera dilakukan tindakan. Jika tidak ditindaklanjuti maka OPD tersebut akan mendapatkan rapot merah,"tegasnya.

Delina menyebutkan adalah aplikasi Jakarta Smart City juga didukung dengan ribuan CCTV agar memudahkan untuk mendapatkan informasi jika ada permasalahan dijalan dan dalam aplikasi ini juga menyediakan semua permasalahan yang dibutuhkan oleh masyarakat.

"Aplikasi Jakarta Smart City menyediakan semua informasi dari harga tanah, ruang rumah sakit, PKL,hingga kegiatan yang akan dilaksanakan di Jakarta,"jelasnya. 

Ia menyebutkan jika masyarakat ingin melaporkan permasalahan di Jakarta cukup mengirimkan sms, email dan aplikasi media sosial yang ada dengan cara mengirimkan gambar dan lokasi yang terjadi permasalahan.

Jakarta Smart City, konsep kota pintar ibu kota dibuat berdasarkan enam pilar yakni smart governance (pemerintahan transparan, informatif, dan responsif), smart people (peningkatan kualitas SDM dan fasilitas hidup layak), smart living (mewujudkan kota sehat dan layak huni), smart mobility (penyediaan sistem transportasi dan infrastruktur), smart economy (menumbuhkan produktivitas dengan kewirausahaan dan semangat inovasi), dan smart environment (manajemen sumber daya alam ramah lingkungan).

"Jakarta Smart City yang dibangun untuk memungkinkan pengawasan terhadap wilayah tanpa tergantung laporan aparat setempat,"tukasnya. ( Red )

Komentar Anda