Monday, 14 October 2019 | 12:37 PM

Trending News
09 October 2019,10:29 PM

BangksNews.id -- Pangkalpinang Badan Nasional Penanggulangan Bencana Mengadakan Uji Publik Kurikulum Dan Modul kepada Srikandi siaga Bencana yang di adakan di hotel PIA ( 9-10-2019 ) 


Acara Pelatihan Srikandi Siaga Bencana di buka langsung oleh Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Penanggulangan Bencana BNPB Dr.Bagus Tjahjono,MPH dan Di dampingi Kepala Badan Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bangka Belitung Dr.A.Fauzan Syahzian, S.Si., M.Env.M.dan juga kepala Sub Bidang Kurikulum Pusdiklat BNPB Theodora Eva,M.Si.( Han ) 

Dalam sambutan menjelaskan bahwa berbagai macam bencana baik itu faktor alam maupun non alam yang mengintai Indonesia ada kecenderungan Meningkatnya jumlah kejadian bencana dari tahun ke tahun. 

Tahun 2016 tercatat 1.985 kejadian, pada tahun 2017 menjadi 2.341 kejadian dan tahun 2018 terus meningkat menjadi 2.426 kejadian jadi dari jumlah tersebut 97% kejadian bencana merupakan bencana hidrometeorogi.

Peningkatan bencana bukan hanya terjadi di Indonesia saja melaikan negara negara yang berkembang seperti Amerika Serikat, Jepang, dan juga Selandia Baru ucapnya

Keterlibatan kaum perempuan terutamanya peran ibu dalam membangun ketangguhan keluarga dalam menghadapi situasi darurat bencana lebih di galakan, saat terjadi bencana Ibu lah yang paling rentan terkena dampak karena harus menyelamatkan diri sendiri dan juga berpikir menyelamatkan anak anak dan keluarga yang lainnya

Meski pada beberapa kejadian bencana menunjukkan bahwa perempuan memiliki kerentanan yang lebih besar namun disisi lain perempuan memiliki peran strategis dalam penanggulangan kebencana, "ungkapan ( La)

Komentar Anda