Tuesday, 12 November 2019 | 03:35 AM

Trending News
02 November 2019,04:10 PM

BangkaNews.id -- Pangkalpinang Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, dijadwalkan segera menyerahkan kunci rumah kepada tujuh kepala keluarga, yang masuk dalam program bedah rumah “Mengabdi untuk Negeri Menuju Babel Sejahtera”. Program ini membangun tujuh unit rumah layak huni untuk warga kurang mampu di kabupaten/kota se-Babel, yang bersumber dari non-APBD/non-APBN.

“Serah terima kunci rumah direncanakan akan berlangsung menjelang Peringatan Hari Jadi Provinsi Babel. Masih dijadwalkan, kita berharap Bapak Gubernur langsung yang akan menyerahkan,” ungkap Kepala Seksi Pemberdayaan Sosial Perorangan, Keluarga dan Kelembagaan Masyarakat Dinas Sosial Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Doddy Dirnadi, di Pangkalpinang, Sabtu (02/11/2019).

Sebanyak tujuh unit rumah dibangun di tujuh kabupaten/kota, yakni di Kelurahan Gedung Nasional Pangkalpinang, Desa Batu Belubang (Bangka Tengah), Desa Jurung (Bangka), Desa Pongok (Bangka Selatan), Desa Cupat (Bangka Barat), Desa Tanjung Binga (Belitung), dan Desa Baru (Beltim).

Dari tujuh unit rumah yang dibangun, empat diantaranya mencapai progres sekitar 70 persen. Sedangkan sisanya sebanyak tiga rumah baru akan dilakukan pembangunan. Diperkirakan seluruhnya akan rampung selama dua pekan ke depan.

Dijelaskan Doddy, dalam pekan kemarin, Dinsos Babel bersama Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) terdiri Forum CSR Kesejahteraan Sosial Babel, HIPMI Babel, Karang Taruna, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), serta Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), melakukan peninjauan lapangan di tiga titik rencana pembangunan. Terdiri dari keluarga Subandi (Desa Jurung, Bangka), Sumarsih (Desa Cupat, Bangka Barat), dan Hermanto (Desa Pongok, Bangka Selatan).

Khusus peninjauan di Desa Cupat, tim bersama TKSK menyerahkan satu unit kursi roda, sembako dan peralatan sekolah, kepada salah seorang penyandang disabilitas sekaligus putri dari Sumarsih, keluarga sasaran program bedah rumah.

Doddy optimis program ini membuahkan komitmen yang kuat bagi dunia usaha untuk bersama-sama pemerintah dan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) dalam menangani berbagai permasalahan sosial, melalui program bedah rumah CSR.

Untuk tahun depan, tambahnya, program bedah rumah akan menambah jumlah keluarga sasaran sebanyak tiga kepala keluarga. Sehingga pembangunan akan dilakukan sebanyak 21 unit rumah di tujuh kabupaten, melalui CSR dunia usaha bersama pemerintah dan PSKS.

"Unsur PSKS terlibat seluruhnya, karena ini adalah bentuk pelaksanaan tugas pokok dan fungsi bidang pemberdayaan sosial, yaitu dengan memberdayakan potensi yang ada untuk turut serta membantu pemerintah menangani masalah kesejahteraan sosial,” ujar Doddy sembari berharap kegiatan ini berkesinambungan melalui berbagai inovasi.

Ketua Forum CSR Kesos Babel, Andrian Wahyudi menyebutkan, pembangunan sebanyak tujuh unit rumah tersebut disupport oleh PT Stelindo Wahana Perkasa (SWP), PT PLN (Persero), PT Refin Bangka Tin (RBT), PT Angkasa Pura II (Persero) Bandara Depati Amir, serta PT Timah Tbk.

“Ke depan diharapkan jumlah unit rumah yang akan dibangun dapat bertambah, untuk mengurangi jumlah rumah yang tidak layak huni di Babel. Semoga bisa membantu meringankan beban masyarakat dan beban anggaran pemerintah,” pinta Andrian.

Ia menambahkan, program ini adalah murni kegiatan yang dilaksanakan oleh PSKS sesuai tugas dan fungsinya masing-masing. PSM dan TKSK bertugas melakukan pendataan terhadap masyarakat yang akan mendapatkan bantuan, Karang Taruna sebagai koordinator lapangan, dan Forum CSR mengupayakan dunia usaha yang akan membantu pembiayaan kegiatan. (Ismail Muridan)

Komentar Anda