Wednesday, 11 December 2019 | 12:49 PM

Trending News
24 November 2019,10:49 PM

BangkaNews.id -- Pangkalpinang Kalakhar Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kep Babel Mikron Antariksa Menjelaskan Saat ini, diakuinya paradigma penanggulangan bencana sudah mengalami perubahan dari responsif ke proaktif. Artinya penanggulangan bencana dunia tidak lagi terfokus penanganan darurat saja atau saat terjadi bencana tetapi lebih bersikap kepada kesiapsiagaan yang aktif.

,"Dengan kata lain kita dituntut untuk lebih siap siaga dengan sekuat tenaga untuk menghadapi bencana yang akan datang.( 24-11-2019 )

" Kesiapsiagaan sangat penting karena salah satu cara untuk mengurangi resiko atau dampak bencana. Selain itu untuk lebih memfokuskan dalam mewujudkan ketahanan masyarakat agar masyarakat memiliki kemampuan mengelola diri sendiri guna menghadapi bencana yang terjadi disekitarnya," tukasnya.

Konsekuensi dari perubahan paradigma diatas diterangkannya, diperlukan satu konsep penanggulangan bencana yang berbasis masyarakat. Hal ini harus menjadi satu niat Bersama antara pemerintah dan masyarakat, karena tanggung jawab Penanggulangan bencana suatu negara sepenuhnya dilakukan pemerintah dan dilaksanakan bersama - sama masyarakat. 

" Kami berharap penanggulangan bencana baik bencana alam, bencana sosial dan bencana non alam dapat dilakukan secara paripurna dan sebagai salah satu kearifan lokal seperti kentongan, yang mana nanti pada saat simulasi atau tanda kesiapsiagaan kita menggunakan kentongan. Karena pada saat bencana pasti keadaan listrik mati jadi kentongan dengan alat apa saja seperti bambu, panci atau tiang listrik dalam terjadinya bencana ungkapnya ( La )

Komentar Anda