Friday, 07 August 2020 | 04:04 PM

Serumpun Sebalai
13 January 2020,09:22 PM

BangkaNews.id, Pangkalpinang  -- Indonesia adalah Negara penghasil sampah terbesar kedua di dunia setelah China, sehingga pemerintah Indonesia telah mengatur kebijakan tentang sampah melalui undang-undang nomor 18 tahun 2008 tentang pengelolaan sampah dan peraturan menteri lingkungan hidup Nomot 14 tahun 2012 tentang pedoman pelaksanaan Reduce, Reuse, Recycle melalui Bank Sampah.

Kepala BPBD Provinsi Kep.Babel Mikron Antariksa menjelaskan bahwa Plastik adalah bahan unik yang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari dari air minum kemasan sehingga komponen elektronik, menggunakan plastik dengan cara memindahkan makanan dan mengemasnya dalam kehidupan sehari-hari.

Akan tetapi kita tidak tahu bahwa bahan puluhan tahun yang kita simpan menjadi ancaman terbesar di Planet bumi, plastik tak hanya berdampak pada lingkungan dan ekosistem saja akan tetapi berdampak bagi tubuh kita saya juga menghimbau kepada semua masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan plastik atau kita melihat generasi penerus Kita tersiksa akibat kelalaian kita, ujarnya.

Adapun bahan bahan yang butuh waktu lama untuk di urai oleh alam adalah. Botol Bekas butuh waktu 450 tahun,Kaleng bekas minuman 200 tahun, Pelastik bekas bukusan kue atau Mie instan butuh waktu 100 tahun, Pelastik/kantong Kresek bekas butuh waktu 20 tahun, bekas puntung rokok butuh waktu 10 tahu, bekas minuman kota butuh waktu 5 tahun dan bahan yang tidak bisa terurai oleh alam adalah Styrofoam, pungkasnya.

Untuk itu Kami BPBD Provinsi Kep.Babel bersama dengan masyarakat mengajak untuk bijak dalam menggunakan plastik dengan memberikan edukasi tentang sampah plastik,dan saling menjaga lingkungan mengedukasi masyarakat dari lingkungan terdekat khususnya keluarga tentang bahaya plastik.

,"Dan Mempublikasikan tentang bahaya sampahmelalui baliho dan iklan layanan masyarakat di media elektronik, cetak dan lainnya menjaga kearifan lokal yang memberikan dampak yang baik bagi alam dan mengkampayekan polah hidup sehat bersama alam."ungkapnya,( La )

Komentar Anda