Sunday, 29 March 2020 | 12:07 AM

Pangkalpinang
20 February 2020,10:28 AM

BangkaNews.id -- Pangkalpinang Camat Rangkui menjelaskan tentang timbulnya titik-titik baru masalah sampah di wilayah jalan Selan Kelurahan Gajah Mada jalan PT Subur Kelurahan Parit Lalang dan Kelurahan Melintang, Rabu (19-02-2020).

Haris menjelaskan bahwa timbulnya titik titik sampah yang baru di karenakan kontener (bak sampah) yang terletak di kelurahan gajah Mada tepat di depan pasar kaget gajah Mada kita tiadakan atau kita minta kepada dinas lingkungan hidup kota Pangkalpinang untuk menarik kontener yang selama ini disitu," jelasnya.

Dalam hal ini kami dari kecamatan Rangkui melakukan rapat bersama dengan lurah dan LPM untuk membersihkan lokasi tersebut di karena ada terjadi laka lantas di sebabkan tumpukan sampah sudah melebihi batas,"ucapnya.

Masyarakat yang sering membuang sampah di kontener dan sepanjang jalan Selan (Solihin GP) ada yang dari masyarakat Pangkalpinang dan ada juga Masyarakat Bangka Tengah tidak main-main mereka buang sampah ke kontener sampah menggunakan mobil dan teman teman yang saat itu Menghimbau agar masyarakat Bangka tengah buanglah sampah ke Bangka Tengah bukan ke Pangkalpinang dikarenakan fasilitas kabupaten Bangka Tengah dan kota Pangkalpinang jauh berbeda," jelasnya.

Target pak walikota Pangkalpinang Molen yang sudah memberi pengarahan kami dan kami kecamatan Rangkui sepakat di bulan Maret 2020 sudah bisa menarik retribusi sampah untuk menambahkan PAD kota Pangkalpinang, warga yang membuang sampah di kontener adalah warga yang tidak mau bayar retribusi sampah padahal satgas smile siap menjemput sampah di rumah warga dengan iurannya Rp.15.000 perbulan.

Dengan adanya tempat sampah yang baru kami akan berkoordinasi dengan dinas lingkungan hidup dan satgas smile untuk mengangkut sampah itu segera," ungkapnya. ( La )

Komentar Anda