Friday, 22 January 2021 | 11:29 PM

Trending News
13 January 2021,02:58 PM

BangkaNews.id -- Pangkalpinang Hujan disertai tingginya pasang air laut yang terjadi sejak kemarin mengakibatkan banjir Rob dibeberapa titik wilayah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). 

Kepala BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Mikron Antariksa mengatakan bahwa hingga sampai saat ini diwilayah Bangka Belitung terlihat masih mendung dan sedikit gerimis. Dan ditambah pula pasang air laut 23.

Ia menyebutkan wilayah-wilayah  yang terdampak akibat dari hujan dan pasang air laut yang cukup tinggi tersebut dimulai dari Bangka Barat sampai ke Belitung Timur. 

"Wilayah tersebut terkena akibat banjir Rob," kata Mikron, Rabu (13-01-2021).

Mikron menyampaikan, untuk di Bangka Barat wilayah yang terdampak diantaranya Tekuk Limau, Air Limau dan seputaran Kampung Tanjung. Ini dikatakannya saat ini masyarakat di wilayah tersebut sedang waspada. 

"Di Teluk Limau terutama wilayah pesisir sudah ada rumah yang ambruk akibat dari gelombang tinggi," ungkapnya. 

Lanjutnya, kemudian wilayah-wilayah yang terdampak lainnya kata Mikron adalah Kampung Tebing Kecamatan Kelapa dan itu berdasarkan laporannya , air sudah setinggi betis antara 50 cm hingga 1 meter. 

Dan sama halnya untuk daerah Sungailiat ketinggian air 50 cm hingga 1 meter, terutama di wilayah Air Hanyut. 

"Di Baturusa saat ini  Air Rob yang menggenanginya," ucapnya. 

Untuk wilayah Kota Pangkalpinang, ada beberapa tempat yang terdampak diantaranya Kampung Opas, Pasir Putih dan Pasir Padi yang sudah terjadi gelombang tinggi. 

"Ini menandakan Penomena Lalina yang diramalkan oleh BMKG yang sudah menerpa wilayah Bangka Belitung ," sebutnya. 

Terkait ini kata Mikron, pihaknya akan bersama-sama mengajak untuk saling berkoordinasi untuk dapat secara konfrensif nantinya menyelesaikan permasalahan banjir di wilayah Bangka Belitung. 

"Disini sudah ada kawan-kawan dari PU maupun BPBD Kabupaten/Kota diharapkan kerjasamanya dan koordinasinya ini dapat berlangsung hingga sampai pelaksanaan teknisnya nanti dalam mengatasi permasalahan ini," ungkapnya (La)

Komentar Anda