Friday, 18 June 2021 | 06:48 PM

Bantu-Penasaran-Pelaku-UMKM,-Dinas-Perikanan-Beltim-Gelar-Bazar-Produk-Perikanan-Segar-
04 May 2021,10:42 AM

BangkaNews.id -- Manggar, Diskominfo Beltim Dinas Perikanan Kabupaten Belitung Timur menggelar Bazar Produk Perikanan Segar, Beku dan Olahan di Kantor Dinas Perikanan Komplek Perkantoran Pemerintah Terpadu. Bazar akan berlangsung dari Selasa, (4/5/21) hingga Jum’at (7/5/21) pada jam kantor.  

Harga ikan segar dan produk perikanan yang ditawarkan di bazar sangat murah. Mengingat beberapa produk baik dari UMKM dan hasil perikanan diberikan potongan serta merupakan harga dasar dari nelayan atau pengusaha perikanan.

Harga ikan tenggiri misalnya, di pasaran dijual Rp 70 ribu per kilogram, namun di bazar hanya Rp 55 ribu. Begitu juga dengan ikan kerisi, yang dijual mulai Rp 30 ribu hingga Rp 40 ribu per kilogram.

Kepala Seksi Pemberdayaan Usaha Perikanan Iqbal Barmudi mengakui harga yang ditawarkan lebih murah dari yang di pasaran. Namun untuk produk ikan segar jumlahnya terbatas, tergantung persediaan di gudang perikanan.

“Kalau ikan segar itu kita bantu di persediannya, subsidinya kita berikan di produk UMK. Yang jelas lebih murah dari yang di pasar,” kata Iqbal kepada Diskominfo Beltim, Senin (5/3/21).

Iqbal mengungkapkan kegiatan bazar lebih untuk membantu pemasaran para pelaku usaha mikro kecil perikanan terutama yang ada di bawah binaan Dinas Perikanan. Apalagi di saat jelang Idulfitri permintaan terhadap ikan sangat dan produk perikanan sangat tinggi.   

“Bukan hanya ikan segar, kita juga ada produk-produk perikanan yang dapat disuguhkan untuk mengisi toples lebaran, kayak pilus ikan atau cumi, peletek, bakso ikan dan juga sambal lingkong,” ungkapnya.  

Selain itu pengunjung bazar dan pembeli juga dapat memesan produk-produk olahan perikanan. Dinas Perikanan siap untuk memfasilitasi pemesanan kepada UMKM.

“Khusus produk perikanan, kayak pempek ikan, bakso ikan, atau pun produk-produk lainnya. Kita bantu pesankan, di sini juga (Dinas Perikanan) sudah banyak yang pesan,” ujar Iqbal.

Saat ditanya kenapa tidak melaksanakan bazar di tempat umum atau di dekat keramaian, Iqbal menyatakan terkendala masalah listrik mengingat pendingin menggunakan listrik yang cukup besar.

“Karena peralataan kita banyak yang menggunakan listrik jadi bazarnya kita laksanakan di kantor dulu. Nanti kalau animo masyarakat tinggi, kesempatan selanjutnya kita gelar di tempat umum,” jelas Iqbal.( Kmf/red)

Komentar Anda