Monday, 26 September 2022 | 01:16 AM

Sainstek
14 July 2022,10:38 AM

BangkaNews.id -- Belitung Bertahan UMKM Tanjung Pandan, 11 Juli 2022 - Sejak pandemi COVID-19 melanda, UMKM terus mengalami tantangan untuk mampu mengadaptasi kanal digital sebagai sarana berbisnis. Hal ini juga dialami oleh UMKM Tanjung Pandan yang hingga saat ini, masih terus berupaya untuk melahirkan inovasi-inovasi bisnis terbaru.


Hal ini dikupas dalam JNE Ngajak Online, Goll..Aborasi Bisnis Online 2022 Kota Tanjung Pandan yang dihadiri lebih dari 130 UMKM setempat.

Titin Sofiani selaku Branch Manager JNE Tanjung Pandan membuka gelaran ini dengan menyampaikan rasa syukurnya atas ulang tahun Kota Tanjung Pandan “Selamat ulang tahun Tanjung Pandan ke-184, semoga semakin maju dan bisa bersinergi dengan masyarakat untuk memajukan perekonomian”, buka Titin pada Goll..Aborasi Ngajak Online Kamis, 11 Juli 2022.

Dari pegiat UMKM, hadir Seri Marsida selaku Owner Sarang Ule-Ule dan Bella Kartika Aprilia selaku Owner Sepiak Belitong.

Seri yang hingga saat ini sukses merintis bisnis frozen food, beruntung karena telah membangun pondasi bisnis online sebelum pandemi melanda.

“Sebelumnya outlet kami tidak ada online sama sekali karena target pasar kami wisatawan di Belitung, namun di tahun 2019 saya memutuskan untuk mengalihkan pasar ke online. Saat pandemi datang, di luar dugaan produk online kami yaitu frozen food sangat naik daun.”, ujar Seri.

Hal ini turut dialami oleh Bella Kartika Aprilia, Owner Sepiak Belitong. “Selama pandemi kami memaksimalkan promosi online melalui e-Commerce dan penjualan kami pun melejit.

Dengan produk kami yaitu fesyen, yang banyak diminati adalah home dress.“. Bella mengungkap banyaknya pesanan online dari penjuru negeri menjadikan kerjasama yang dijalin bersama JNE membuat pengiriman menjadi lebih mudah. Salah satunya karena layanan pick-up delivery.

Titin selaku Branch Manager JNE Tanjung Pandan menanggapi hal ini “Kami berfokus untuk terus mendukung UMKM seperti Ibu Bella. Baik melalui pick up delivery, diskon, atau adanya acara Ngajak Online sehingga ratusan UMKM yang mengikuti acara ini akan mengetahui produk satu sama lain.”, pungkas Titin.

Keberlangsungan UMKM di bidang frozen food seperti Seri terus diuji akibat banyaknya kompetitor baru yang hadir di permukaan, menjadikan diferensiasi dan kreativitas jadi kunci suksesnya sejak 2015 silam.

“Di Belitung banyak kompetitor yang memproduksi Ketam isi dan Nugget. Maka berbekal kreativitas, saya memproduksi frozen food Ketam dan menjadi pionirnya. Selain itu, kami memanfaatkan Facebook Ads dan e-Commerce. Ini yang membedakan kami dengan kompetitor, karena kami memiliki pangsa pasar masing-masing, dan saya lebih menguasai pasar online”, ujar Seri.

Hal ini turut dilakukan oleh Diani yang selain melalui e-Commerce, juga memproduksi konten menarik di media sosial seperti TikTok, Instagram dan Facebook. “Saya merekrut anak-anak muda untuk membuat konten.

Terutama saat ini ada TikTok Shop yang bisa kita manfaatkan ”, tambah Bella. Untuk menjangkau pasar yang lebih luas di kanal digital, Bella menyampaikan “Strateginya adalah melakukan advertisement atau iklan berbayar pada media sosial yang digunakan agar dapat menjangkau pasar yang lebih luas sehingga banyak peminatnya.”, ujarnya.

Meski mengeluarkan modal untuk beriklan, baik Bella dan Seri percaya melalui produksi konten yang sesuai dengan target pasar dan menarik, pasar yang lebih luas akan terjangkau dan konversi penjualan terus meningkat.

Menutup diskusi hari ini, Titin selaku Branch Manager JNE Tanjung Pandan juga menyampaikan JNE siap mendukung keberlangsungan UMKM dengan program e-fulfillment, layanan yang membolehkan pegiat UMKM menitipkan produknya dalam skala besar di gudang JNE untuk kemudian dikemas oleh pihak JNE dan dikirimkan hingga ke tangan konsumen.

Selain itu, terdapat program Roket Indonesia untuk pengiriman instan dalam kota yang dapat diakses melalui aplikasi. “Dalam aplikasi ini, saya sudah mengamati pengirimannya lebih murah dan cepat.”, ujar Titin menutup.

JNE Goll..Aborasi Bisnis Online Kota Tanjung Pandan (11/7) Sebagai informasi, Tanjung Pandan merupakan kota ke-26 dari gelaran webinar JNE Ngajak Online 2022 Goll…Aborasi Bisnis Online yang pada tahun 2022 akan dilakukan di 60 kota di seluruh Indonesia. Setelah Kota Tanjung Pandan, gelaran roadshow ini akan kembali hadir di Kota Manado pada 18 Juli 2022.(red)

Komentar Anda