Sunday, 25 September 2022 | 11:50 PM

FKP-RSUD-Beltim-Tekankan-Penanggulangan-Pasien-Jiwa-Akibat-NAPZA
01 September 2022,09:39 PM

BangkaNews.id -- Belitung Timur Manggar, Diskominfo Dalam rangka upaya Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) dalam menanggulangi banyaknya kasus pasien jiwa akibat NAPZA di Beltim, RSUD Muhammad Zein menyelenggarakan kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP) dengan tema "Sistem Penjaminan Pasien Jiwa dengan NAPZA" yang melibatkan stakeholder terkait, berlangsung di Ruang Satu Hati Bangun Negeri (RSHBN), Kamis (1/9/22)

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Beltim Sayono. Kegiatan FKP ini dihadiri oleh narasumber dari BNN Kabupaten Belitung, Andi Kustiawan, Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Belitung, dr Dicky Permana Putra dan Dokter spesialis jiwa RSUD Muhammad Zein, dr Lilik Haryani.

Masalah penangulangan NAPZA menjadi isu strategis karena menyangkut pembangunan sumber daya manusia terutama generasi penerus bangsa sehingga menjadi tanggung jawab bersama semua elemen masyarakat.

Hal tersebut di sampaikan Direktur RSUD Muhammad Zein, dr Vonny Primasari, dalam pemaparannya dalam FKP tersebut. Ia menekankan agar kasus penyalahgunaan obat-obatan dapat ditanggulangi.

“Pada FKP hari ini memang menekankan lebih ke penanggulangan jangan sampai ini terjadi berlarut-larut, jadi saya harap hasil kita hari ini bisa melindungi generasi muda untuk bangkit dan berdaya,” tekan Vonny.

Vonny berharap hasil daripada FKP hari ini bisa bermanfaat untuk masyarakat banyak terutama pasien-pasien jiwa akibat penyalahgunaan obat-obatan atau NAPZA.

Oleh karena itu, Ia menghimbau masyarakat terutama generasi muda di Kabupaten Beltim agar menjauhi obat-obatan terlarang dengan melakukan hal-hal yang produktif yang dapat membuat kehidupan lebih baik.

“Untuk masyarakat terutama anak-anak muda yang usia produktif untuk melihat jauh kedepan, masa depan kita masih panjang selalu untuk berusaha jangan terbuai dengan mimpi-mimpi menggunakan komik. Tapi buat mimpi-mimpi kita menjadi kenyataan,” ucap Vonny.

Lebih lanjut, akan dibentuk Tim terpadu untuk menindak lanjuti hasil FKP hari ini yang nanti Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) sebagai leading sektor.

“Semoga dengan adanya tim terpadu nanti yang kumpulan dari beberapa stakeholder itu bisa mencegah anak muda kita agar tidak menggunakan NAPZA dan kita bisa sama-sama menanggulangi, kami dari Rumah Sakit maupun dari sektor-sektor lain yang saling mendukung,” tutupnya.

Dalam kegiatan yang sama, dilaksanakan penandatangan komitmen bersama unsur Pemerintah Kabupaten Belitung Timur dan RSUD Muhammad Zein. Manajemen, Dokter Spesialis, Dokter Umum, Komite dan seluruh Staf Medis dan Non Medis RSUD Muhammad Zein yang mendukung secara penuh acara Akreditasi RSUD Muhammad Zein. (Al/Bn)

Komentar Anda