Wednesday, 18 September 2019 | 07:47 AM

Sainstek
19 February 2018,02:35 PM

BangkaNews.ID Jakarta - Pesatnya perkembangan teknologi digital telah mengubah kehidupan manusia diberbagai bidang serta menggerus yang bersifat konvensional. 

Salah satunya adalah dalam mencari informasi, sehingga memunculkan kekhawatiran bahwa media digital akan membunuh media konvensional. 

Agar dapat bertahan hidup, media konvesional harus melakukan inovasi serta mencari peluang untuk meningkatkan jangkauan pemirsa.

Menurut Executive Director Media Business Nielsen Indonesia Hellen Katterina seperti dikutip dari katadata, Ia mengungkapkan bahwa munculnya media digital sebenarnya tidak membunuh media konvensional. Media digital justru untuk meningkatkan jangkauan pemirsa. Sebab setiap pemirsa memiliki preferensi media yang berbeda. “Buktinya jangkauan media televisi tetap tertinggi,” kata Hellen, 18/02/2018.

Berdasarkan riset Nielsen dalam paparan The Relationship of Digital and Conventional Media, penetrasi audiences televisi masih tetap tertinggi dibanding media lainnya. 

Yang menarik, penetrasi internet untuk Generasi Z dan Millenials penetrasinya di atas 50%. Sedangkan untuk Baby Boomers dan Generasi X, penetrasi radio masih lebih tinggi dari internet. (*) 

Komentar Anda