Monday, 23 September 2019 | 08:18 AM

Trending News
10 June 2019,07:28 PM

BangkaNews.id -- Pangkalpinang Mandeknya eskpor timah yang dialami para smelter swasta di Bangka Belitung (Babel) ternyata jadi perhatian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

DPRD Babel Bahkan sudah menjadwalkan pertemuan untuk membahas masalah eskpor timah yang sebagaian besar dihasil dari Babel pada Kamis depan (13/6).

"Ya, kita sudah jadwalkan. Kita undang pihak kepolisian daerah, dinas ESDM, kementerian ESDM, dinas perdagangan perindustrian dan lembaga Surveyor Indonesia," katanya, Senin (10-6-2019) kemarin.

Pihaknya, lanjut Didit, sengaja tidak mengundang para pihak eksportir termasuk PT Timah Tbk sebagai produsen utama timah Indonesia agar saat pembahasan tidak terkontaminasi dari pihak mana pun.

"Kita tidak mau DPRD ini jadi ajang pihak-memihak, makanya mereka tidak kita undang," sebutnya.

Menurut Didit, pertemuan ini penting untuk menyusul laporan kurun 6 bulan terakhir terkendalanya ekspor timah yang dialami oleh eksportir terdaftar. Hanya PT Timah Tbk satu-satu yang melakukan ekspor.

"Masalah inilah yang akan kita bahas seperti apa regulasinya," tukas Didit.

Untuk diketahui sebelumnya, eksportir timah batangan swasta sejak Januari hingga April belum melakukan penjualan akibat aturan yang ketat dalam hal verifikasi asal barang oleh lembaga survey yang ditunjuk pemerintah. 

Selain itu, aparat keamanan juga tegas terhadap aktifitas ilegal minning oleh perusahan eksportir.( red )

Komentar Anda