Thursday, 19 September 2019 | 09:41 AM

Jembatan-Emas-Ramai-Dikritik-Komisi-V,-Noviar-Angkat-Bicara
31 August 2019,04:05 PM

BangkaNews.id -- PANGKALPINANG - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bangka Belitung (Babel), Noviar Ishak mengaku protes terhadap kritik yang disampaikan sejumlah anggota Komisi V DPR RI tentang pembangunan Jembatan Emas yang dinilai kurang perencanaan dan gagal.

"Saya protes kalau disebut pembangunan Jembatan Emas gagal," katanya seusai rapat bersama Komisi V saat kunjungan kerja spesifik dalam rangka peninjauan infrastruktur dan transportasi Babel, Jumat (30/8/2019).

Noviar menyebutkan, penilaian dari anggota yang dipimpin Ketua Komisi DPR RI Fary Djemi Francis tentang jembatan yang menjadi kebanggaan Babel dengan menghubungkan dua kabupaten/kota ini terlampau cepat. Sebab, menurut dia, apa yang menjadi kendala dalam proses buka tutup jembatan dapat segera teratasi dengan perbaikan yang dilakukan oleh pihaknya.

"Jembatan Emas saat ini bisa buka-tutup. Tapi kalau buka tutupnya kayak portal parkir, ya enggak bisa lah. Jembatan itu maksimal dua kali buka tutup, pagi tutup, dua tiga jam atau sore naik lagi," jelasnya.

Sebelumnya, kritik terhadap jembatan Emas ini disampaikan oleh anggota Komisi V Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz. Diri menilai tak selesainya perencanaan pembangunan Jembatan Emas yang sekarang menjadi masalah, khususnya lalu lintas. "Sayang sekali, dana sudah dianggarkan banyak tapi tidak begitu bermanfaat dan tidak timbulkan profit di lingkungan sekitar," katanya.

Harusnya, lanjut Neng Eem,  ada skala prioritas mana yang diutamakan disertai perencanaan yang tuntas sehingga ada multiplier efek bagi masyarakat. "Jadi pembangunan ini jangan hanya sekedar membangun atau duplikasi dari luar negeri, tapi peningkatan ekonomi lambat," sebut Neng Eem.(qiu)

Komentar Anda