Wednesday, 11 December 2019 | 12:55 PM

Trending News
21 November 2019,09:45 PM

BangkaNews.id -- Pangkalpinang Mantan Sekretaris Karang Taruna Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Bustami, akhirnya terpilih sebagai Ketua Karang Taruna Babel masa bakti 2019-2024, pada Temu Karya Karang Taruna (TKKT) III, di Hotel Bangka City Pangkalpinang, Kamis (21/11/2019).

Terpilihnya Bustami setelah ditetapkan dalam sidang pleno IV, usai musyawarah dan mufakat atas usulan dari pengurus karang taruna kabupaten/kota. Sebanyak tujuh pengurus kabupaten/kota menyampaikan pandangan umum yang salah satunya meminta Bustami sebagai calon ketua.

Atas musyawarah dan kesepakatan tersebut, pimpinan sidang dengan Ketua Ujang Supriyanto, Sekretaris Remizal dan anggota Faisal Anwar menetapkan Bustami sebagai ketua terpilih masa bakti 2019-2024.

Selanjutnya, pimpinan sidang memberikan waktu 14 hari kepada Bustami beserta tim formatur untuk membentuk kepengurusan definitif Karang Taruna Provinsi Babel.

Tim formatur terdiri dari Bustami (ketua), Deden Sirajuddin (Pengurus Nasional Karang Taruna), Doddy Dirnadi (demisioner), Adiansyah (Bangka Selatan), dan Nadiarsyah (Beltim).

Usai terpilih, Bustami mengharapkan kerjasama dan dukungan pengurus kabupaten/kota dalam membangkitkan kembali semangat karang taruna di Babel.

"Semoga ke depan kita bisa bersama-sama membangun sekaligus membesarkan organisasi karang taruna," pinta Bustami.

Sebelumnya, pada kegiatan pembukaan Kepala Dinas Sosial Babel diwakili Sekretaris mengharapkan karang taruna harus lebih banyak aksi melalui kegiatan yang berdampak luas dengan biaya minim, seperti gotong royong dan donor darah.

Karang taruna juga diminta mampu mencegah berbagai permasalahan sosial terutama melalui pembinaan terhadap generasi muda.

"Karang taruna sebagai organisasi sosial harus fokus menangani masalah sosial, bukan masalah politik," sebut Wahyono.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) H Deden Sirajuddin didampingi Wasekjen Faisal Anwar dalam sambutannya mengingatkan agar karang taruna kembali ke khittah atau marwahnya sebagai organisasi sosial. Bersama pemerintah dan masyarakat, karang taruna harus serius mengatasi permasalahan sosial.

Deden berharap pelaksanaan TKKT berjalan sesuai mekanisme sehingga bisa menghasilkan ketua yang amanah. Kepengurusan yang disusun harus menampung keterwakilan perempuan sebanyak 30 persen dari jumlah pengurus. 

Setelah tersusun kepengurusan, kata Deden, pelantikan harus diisi dengan kegiatan lain seperti rapat kerja maupun kegiatan sosial.

"TKKT sudah melalui mekanisme yang sah berdasarkan peraturan organisasi, kita harapkan pelantikan nanti langsung oleh Ketua Umum PNKT," ujar Deden.

Di akhir sambutannya, Deden meminta pengurus provinsi lebih aktif bukan hanya kegiatan, tapi jg dalam kebijakan. Upaya itu akan berdampak luas bagi kepengurusan karang taruna di tingkat kabupaten/kota, kecamatan hingga desa/kelurahan.

TKKT ditutup Kasi Kasi Pemberdayaan Sosial Perorangan, Keluarga dan Kelembagaan Masyarakat Dinas Sosial Provinsi Babel Doddy Dirnadi. (ismail muridan)

Komentar Anda