Wednesday, 11 December 2019 | 12:36 PM

Bangka Barat
26 November 2019,09:36 PM

BangkaNews.id -- Polres Bangka Barat Tiga mayat tanpa identitas yang ditemukan terombang-ambing di perairan Bangka Barat kini telah dibawa ke RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang untuk ditangani Dokkes Polda Kepulauan Bangka Belitung.Selasa 26 November 2019

Disampaikan Kasat Polair Polres Bangka Barat, IPTU Ferry Gunadi, lima orang diduga pihak keluarga ketiga jenazah akan datang ke Pangkalpinang untuk mencocokkan DNA, 

Kelima orang yang akan datang tersebut yaitu, Irak 59 warga Kecamatan Concong, Kabupaten Indagiri Hilir, Gafar 47 warga Kecamatan Mandah,
Kabupaten Indragiri Hilir, Asmah 37, warga Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir, Halijah 49 warga Kecamatan Bakung Serumpun,
Kabupaten Lingga dan Azman 33, Kecamatan Kepulauan Posek, Kabupaten Lingga.

Kasat Polair Polres Bangka Barat IPTU.Ferry Gunadi mengatakan, setelah kelima orang diduga keluarga yang akan datang sore ini pukul 16.00 WIB, dari Kabupaten Indragiri Hilir dan Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), DNA mereka akan dicocokkan dengan DNA ketiga mayat tersebut.

“Nanti dicocokkan dulu, kalau DNA cocok dengan yang datang itu nah baru bisa dipastikan memang nelayan dari sana. Nanti nunggu keluarganya dulu,” jelas Kasat Polair Polres Bangka Barat

Selain itu, Kasat Polair Polres Babar dalam pesan singkat juga menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan dari Ketua DPC HNSI Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Distrawandi, bahwa ada Kapal nelayan yang hilang.

Dalam pesan singkat tersebut, Distrawandi, melaporkan bahwa kapal nelayan dengan nama KM ABADI II GT 6 (Nelayan Bubu ketam) yang dinahkodai oleh Heri (37), dan tiga orang ABK atas nama, Darul (26), Tomi umur (25), Arul (19). Berangkat 2 November 2019 dari pulau mas tujuan laut sayak, namun sudah putus kontak, pada tanggal 11 November 2019 saat pemilik kapal menguhubungi Nahkoda KM ABADI II.( red )

Komentar Anda