Tuesday, 25 June 2019 | 10:57 AM

Yuslih-Komitmen-Tolak-Penambangan-Laut-di-Beltim
25 January 2017,08:35 AM

 BangkaNews -  Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) menolak pelaksanaan pengeboran laut yang akan dilakukan pihak PT Timah Tbk di perairan Manggar dan sekitarnya.  Penolakan tersebut disampaikan Bupati Beltim Yuslih Ihza setelah menerima surat dari Direksi PT Timah perihal kegiatan pengeboran laut.

" Kami tidak merekomendasikan dan tidak mendukung pihak perusahaan  melakukan pengeboran di Beltim. Ini kan imagenya ngebor langsung kan nambang, dampaknya sangat besar bagi masyarakat, suasana bisa dak kondusif," tegas Yuslih saat rapat dengan para pimpinan SKPD Beltim di ruang kerja Bupati Beltim, Selasa (24/1).

Dari dampak   tersebut, Yuslih mengungkapkan bahwa pengeboran sangat berdampak dan berpengaruh buruk bagi warga masyarakat.

" Satu kapal isap orang lah ribut, ape agik 6 kapal isap. Ini kan dak sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk menggalakkan pariwisata di Belitung. Lingkungan kita jadi rusak dan pengaruh pada mata pencaharian masyarakat kita," jelas Yuslih. 

Begitu juga diungkapkan Asisten Pemkab Beltim, Zuryanti, yang menjelaskan adanya pengeboran akan merusak ekosistem dan banyak nelayan kehilangan pekerjaan.

" Pengeboran akan mencemarkan laut sampai berapa mil dan 3000 nelayan di Beltim akan kehilangan mata pencaharian dan akan banyak kemiskinan. Kita tetap tolak pengeboran laut di Beltim," kata Zuryanti.

Rencananya pihak perusahaan tersebut akan melakukan pengeboran pada awal tahun 2017 hingga Desember 2017 dengan mengoperasikan 6 unit kapal bor dengan dibantu personil 180 orang di perairan Manggar dan sekitarnya. (humasbeltim/Ver/01)

 

Komentar Anda